Salah satu tantangan terbesar dalam merencanakan pernikahan adalah mengelola anggaran agar tidak membengkak tanpa harus mengorbankan kualitas. Kunci utamanya adalah perencanaan yang matang sejak awal dan kejujuran tentang prioritas.
Langkah pertama adalah menentukan total anggaran yang realistis bersama pasangan dan keluarga. Dari total tersebut, alokasi standar yang kami rekomendasikan adalah: venue & catering (40–50%), dekorasi (15–20%), foto & video (10–15%), busana & makeup (10%), undangan & souvenir (5–8%), dan biaya WO atau koordinator (5–10%). Sisakan 5–10% sebagai dana darurat untuk kebutuhan mendadak.
Tips praktis lainnya: booking vendor minimal 8–12 bulan sebelum hari-H untuk mendapatkan harga terbaik, pertimbangkan pernikahan di hari Sabtu pagi atau Minggu yang biasanya lebih terjangkau dari Sabtu sore/malam, dan jangan ragu untuk mendiskusikan anggaran secara terbuka dengan WO-mu agar mereka bisa membantu mencari solusi terbaik dalam keterbatasan yang ada.
Baca Juga